You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Gandeng Berbagai Komunitas Benahi Trotoar
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI Gandeng Komunitas Benahi Trotoar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng komunitas benahi trotoar di Ibukota. Rencananya beberapa titik trotoar akan dilebarkan empat sampai lima meter.

Jadi ke depan trotoar kami bikin lebar dan bagus. Ini komunitas yang desain. Kami sengaja buka untuk komunitas berpartisipasi

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku, membuka kesempatan bagi komunitas menuangkan idenya untuk perbaikan trotoar. Sehingga ada konsep baru mengenai penataan trotoar.

"Jadi ke depan trotoar kami bikin lebar dan bagus. Ini komunitas yang desain. Kami sengaja buka untuk komunitas berpartisipasi," kata Basuki, saat Lokakarya Pembangunan Kota Jakarta, berorientasi pejalan kaki, di Gedung Teknis Jati Baru, Jakarta Pusat, Selasa (2/2).

Trotoar DKI Belum Ramah ke Penyandang Disabilitas

Rencananya, ada beberapa titik untuk percontohan. Selain di jalan protokol, penataan trotoar juga akan menyasar beberapa terminal dan stasiun.

"Misalnya‎ bisa percontohan di Stasiun Tanah Abang, Terminal Rawamangun, atau Terminal Grogol, tergantung mereka mau yang mana. Trotoarnya mesti jelas bagus," tandasnya.

Diharapkan tahun ini kosep baru trotoar bisa terealisasi. Rencananya para komunitas ini akan membahas penataan trotoar melalui lokakarya bersama dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati